Dr Rahmi MA Dosen Pascasarjana UM Sumbar Pemateri Worshop Hari Ibu ke 95 di Pemkab Pasaman

Dr. Rahmi, M.A. Dosen PPs UM Sumbar. (Dok Internet)


 https://media.nusantaramedia.co.id/2024/01/09/1704811072_6bba4374cd2dca375004.jpg

Dr Rahmi MA Dosen Pascasarjana UM Sumbar Pemateri Worshop Hari Ibu ke 95 Di Pemkab Pasaman

Pasaman (Sumbar) figurnews.com

Dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”, peringatan Hari Ibu ke-95 Tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasaman menggelar Workshop Perempuan Berdaya Dan Berkarya Menuju Perempuan Pasaman Yang Berimtaq berlangsung dengan penuh hikmat, di Gedung Syamsiar Taib, Jumat (22/12/2023)

Bupati Pasaman Sabar AS dalam sambutan mengatakan, momentum peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2023, merupakan momentum penting untuk mengenang bagaimana perjuangan perempuan pada jaman dulu, dan memaknai kembali peran perempuan dalam pembangunan.

“Hari ini kita peringati Hari Ibu. Tapi bagi saya, setiap hari adalah Hari Ibu,” ujar Sabar AS.

“Peran ibu sangat penting dalam menciptakan SDM berkualitas. Hari Ibu di Indonesia memiliki makna yang sangat besar, dilandasi tekad dan perjuangan perempuan dalam Kemerdekaan Indonesia” ungkapnya.

“Hari Ibu dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan, 22 Desember 1928. Bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas, berakhlak, dan beradab. Mulai dari hal-hal yang kecil, seperti budaya antri dan menghargai lingkungan,” tuturnya.

Akhir dari sambutannya Bupati Pasaman ini menyampaikan bahwa nara sumber kegiatan merupakan Putri Pasaman beliau adalah Dr Rahmi MA dari Rao Utara yang merupakan Dosen Pascasarjana UM Sumbar dan UIN bukittinggi, Tutupnya

Saat dijumpai awak media Dr Rahmi MA menyampaikan bahwa dlam kegiatan ini mengangkat tema Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Perempuan Pasaman yang Berimtaq.

“Pemberdayaan Perempuan penting dilakukan untuk terus meningkatkan kapasitas diri kaum perempuan agar dapat memilih kepercayaan diri sehingga kaum perempuan dapat berpartisipasi serta berkiprah dalam semua lini pembangunan di Indonesia termasuk pembangunan lingkungan hidup” ungkap Dr Rahmi MA

Serta perempuan mesti berdaya dan berkarya serta bahagia untuk mendukung tugas suami, dibalik suami dan anak yang sukses ada ibuk hebat sebagai pendidik pertama didalam keluarga karena keluarga merupakan madrasah pertama bagi pembentukan aqidah dan ibadah dan akhlak anak., tambah Dr Rahmi MA
Akhir wawancara Dr Rahmi MA mengajak kaum perempuan untuk jadi perempuan berkarya, berdaya dan bahagia untuk memujudkan kemajuan di Kabupaten Pasaman.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasaman, Furkan, SKM, M.Kes menyampaikan adapun peserta dari kegiatan ini terdiri dari ibu-ibu PKK, Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari, Persit Kartika Candra Kirana dan ASN di lingkup Pemda dan Organisasi Perempuan.

Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasaman, Ermita,SE, menjelaskan kegiatan ini menjadi salah satu wujud dari visi misi Kabupaten Pasaman dalam memperingati hari ibu. Dirinya mengatakan, ini merupakan penggerak keluarga dan masyarakat. Olehnya itu, hal yang perlu dioptimalkan adalah dengan peningkatan kapasitas sebagai seorang ibu cerdas untuk menghasilkan anggota keluarga sejahtera.

“Kegiatan seperti ini menjadi modal dasar melangkah kedepan. Tantangan yang dihadapi berbeda dan semangat kepemimpinan dan kekuatan perempuan dalam masyarakat harus tetap dikembangkan. Sebagai penggerak keluarga dan masyarakat, kita perlu menjadi ibu cerdas yang nantinya menjadi penentu kualitas anggota keluarga,” Tutupnya.

Turut Hadir dalam kegiatan ini Bupati Pasaman Sabar AS, Ketua TP.PKK Pasaman Ny. Deni Sabar AS, Plh Sekretaris Daerah, Asisten 1 Setda Pasaman, Staf Ahli, Kepala Dinas dan Badan Pada Pemkab Pasaman.

Komentar

Postingan Populer